Etika-etika MAKAN internasional yang MENGEJUTKAN!!

  • admin
  • 27/12/2013
  • Kamu sedang di restoran dan tiba-tiba semua orang melihatmu. Kenapa? Etika makan sama uniknya dengan budaya meski kadang sulit untuk kita menyadarinya. Berikut adalah 12 etika yang perlu kamu ketahui sebelum traveling.

    Di Thailand, Jangan Masukkan Makanan Ke Dalam Mulut Dengan Garpu:

    Ketika makan gunakan garpumu hanya untuk mendorong makanan ke dalam sendok. Beberapa pengecualian: beberapa hidangan Thai dimakan dengan tangan kamu akan tahu jika hidangan yang disajikan memakai beras yang agak lengket. Makanan yang tidak dicampur dengan nasi juga boleh dimakan dengan garpu. Tapi menurut seorang penulis bernama Lela Punyaratabandhu, hal terburuk yang bisa kamu lakukan saat makan hidangan dari bahan beras adalah menggunakan sumpit. Itu akan sangat aneh dan tidak nyaman karena sumpitmu jadi lengket, kata Lela.

    Di Jepang, Jangan Tusuk Semangkuk Nasi Dengan Sumpit:

    Selagi makan, sumpitmu harus selalu ada di depanmu. Jika ada sandaran sumpit, gunakan itu untuk meletakkan sumpitmu. Cara meletakkannya adalah dengan meletakkan bagian ujung yang kecil di sandaran sumpitnya. Jangan pernah menaruh sumpit dengan menusukkannya di mangkuk berisi nasi. Di upacara pemakaman Jepang, mangkuk nasi dari almarhum biasa diletakkan di depan peti mati dengan sumpit ditusukkan ke dalam mangkuk nasi. Jadi jika kamu melakukan itu saat makan malam bersama, itu dianggap tidak sopan.

    Di Timur Tengah, India Dan Sebagian Afrika Jangan Makan Dengan Tangan Kiri:

    Di India Selatan, kamu bahkan tidak boleh menyentuh piring dengan tangan kiri selagi makan. Hal ini karena tangan kiri sering diasosiasikan dengan, tangan yang sering dipakai ketika ke toilet, sehingga dianggap kotor. Bahkan menyerahkan dokumen dengan tangan kiri dianggap tidak sopan. Kamu kidal? Maka rasanya kamu perlu beradaptasi untuk menggunakan tangan kananmu.

    Di Jamuan Tradisional Georgia, Tidak Sopan Minum Anggur Dengan Dicicip Sedikit Saja:

    Di jamuan makan Georgia yang disebut supra (jamuan tradisional), anggur hanya diminum ketika bersulang. Jadi tunggu sampai bersulang kemudian langsung minum satu gelas penuh sampai habis. Hal yang menguntungkan adalah biasanya gelas yang dipakai ukurannya kecil.

    Di Meksiko, Jangan Makan Tacos Dengan Garpu Dan Pisau:

    Orang Meksiko berpikir bahwa jika kamu makan tacos dengan garpu dan pisau itu terlihat konyol dan terkesan berlebihan sama seperti makan burger dengan sendok garpu. Menurut mereka cara makan yang benar adalah dengan menggunakan tangan.

    Di Itali, Minum Capuccino Hanya Boleh Dilakukan Sebelum Siang:

    Beberapa orang Italia mengatakan minum capuccino di siang hari tidak baik untuk perutmu. Orang Italia biasa minum capuccino di saat sarapan dan kamu tidak akan melihat ada orang Italia minum capuccino pukul 15.00 atau saat makan malam. Jika melakukannya, mereka akan tahu bahwa kamu adalah turis. Jika kamu memang ingin minum kopi, minum saja espresso.

    Di Perancis, Jangan Makan Roti Sebagai Makanan Pembuka:

    Makanlah roti sebagai pendamping makanan utama terutama jika kamu makan hidangan yang memakai keju. Etika lain yang mungkin agak berbeda dibandingkan tempat lain adalah menaruh roti secara langsung di atas meja dan bukan di atas piring bukanlah masalah disini bahkan dianjurkan.

    Di China, Jangan Balik Ikan:

    Meskipun kamu sering memutar ikan jika salah satu sisinya sudah selesai kamu makan, jangan lakukan itu jika kamu ada di Cina, terutama di Cina Selatan dan Hongkong. Itu karena membalik ikan adalah dao yue, frasa yang mirip dengan kesialan. Membalik ikan juga bisa berarti mendoakan bahwa kapal nelayan akan terbalik. Bagi mereka yang masih memegang adat kuno biasanya mereka akan membiarkan bagian ekor tidak disentuh.

    Di Italia, Jangan Minta Parmesan Untuk Pizzamu:

    Menaruh parmigiano di pizzamu terlihat seperti dosa bagi mereka. Dan beberapa hidangan pasta di Italia memang tidak dibuat untuk dicampur parmesan. Di Roma misalnya, keju tradisionalnya adalah pecorino dan itu yang biasanya dicampur ke pasta tradisional seperti bucatini allamatriciana, bukan parmesan. Prinsip utamanya adalah : Jika mereka tidak menyajikannya padamu, jangan memintanya.

    Jangan Makan Apapun, Bahkan Kentang Goreng, Menggunakan Tangan di Chile:


    Etika disini memang lebih formal dibandingkan negara Amerika Selatan lainnya. Memang akan lebih praktis jika makan kentang goreng dengan tangan, tapi jangan lakukan itu disini.

    Di Korea, Jika Seseorang Yang Lebih Senior Menawarkan Minuman, Angkat Gelasmu Untuk Menerimanya Dengan Kedua Tangan:

    Jika kamu melakukannya itu artinya kamu memberikan rasa hormat pada senior, ini adalah budaya yang penting di Korea. Setelah menerima minuman dengan kedua tangan, minumlah perlahan-lahan. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah jangan mulai makan sampai pria paling senior sudah mulai makan, dan jangan tinggalkan meja jika orang tersebut belum selesai makan.

    Jangan Campur Vodka di Rusia:

    Jika kamu di Rusia jangan campur minuman alkoholmu dengan apapun bahkan es batu. Menambah sesuatu apapun ke dalam minumanmu memberi kesan merusak kemurnian dari minuman (kecuali itu adalah bir campuran, atau yang dikenal disini sebagai yorsh). Ada hal penting lain yang perlu diperhatikan, jika kamu ditawari minum usahakan jangan menolaknya. Itu karena menawarkan minum pada seseorang merupakan tanda dari kepercayaan dan persahabatan, jadi adalah ide yang baik untuk menerimanya. Meski itu masih pukul 09.00.

    Info terkait:

    • paguneman bahasa sunda 6orang tentang makanan tradisional sunda
    • etika paguneman
    • caption tentang air minum
    • ide pokok tak ada mskan siang
    • merevisi teks tak ada makan siang
    • caption lagi minum
    • caption air minum
    • etika menggambar
    • caption minum bir
    • menghias meja makan dengan jarik

    Leave a Reply