Fakta-fakta tentang fenomena HEARTBURN!!

  • admin
  • 18/12/2013
  • Sering terjadi kesalahpahaman mengenai apa sebenarnya yang dimaksud dengan kondisi heartburn. Heartburn adalah rasa terbakar yang dialami di area dada hingga ke kerongkongaan. Penyebab dari timbulnya heartburn adalah adanya asam lambung yang bergerak naik atau mengalami refluks di saluran yang terletak di bagian bawah kerongkongan dan mengiritasi area tersebut.

    Penyebab heartburn sejatinya adalah karena klep (sphicter) bawah kerongkongan (lower esophageal sphicter, LES) terbuka lebih sering atau tidak tertutup sempurna, yang seharusnya hanya terbuka saat makanan masuk ke lambung, sehingga asam lambung bisa bergerak naik (refluks) ke kerongkongan dan menyebabkan sensasi terbakar. Dua kondisi utama penyebabnya adalah terlalu banyak makanan yang ada di lambung (overeating) dan tekanan yang terlalu besar di dalam perut seperti pada kondisi kehamilan dan obesitas.

    Asam lambung yang bergerak naik dan mengiritasi area bawah kerongkongan dapat dipicu oleh beberapa jenis makanan. Yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya heartburn adalah dengan mengurangi porsi makanan yang dapat menimbulkannya.

    Beberapa jenis makanan dan minuman yang dapat berpotensi menimbulkan heartburn antara lain:

    1.Makanan berlemak
    Makanan dengan lemak tinggi yang dimakan secara bersamaan cenderung berdiam di perut lebih lama sehingga refluks asam lambung makin mungkin terjadi.

    2.Makanan dengan kandungan yang bersifat asam
    Jenis makanan yang bersifat asam seperti tomat dan jeruk, serta berbagai bumbu yang mengandung dua bahan tersebut dapat memicu heartburn jika dimakan ketika perut dalam keadaan kosong. Kedua bahan itu juga melemahkan LES. Selain itu, cuka yang biasa dicampur ke dalam makanan juga membangkitkan sifat asam dalam makanan.

    3.Cokelat
    Dalam cokelat terkandung kafein yang juga memicu heartburn. Dalam mengonsumsi cokelat, memakan satu atau dua gigit mungkin tidak menjadi masalah, namun tetap pertimbangkan apakah cokelat tersebut akan dikonsumsi bersamaan dengan banyak makanan berlemak lain maupun apakah perut dalam keadaan kosong untuk makin meminimalisir kemungkinan terjadinya heartburn.

    4.Makanan berbumbu pedas
    Jika mempunyai kebiasaan makan makanan pedas, heartburn akan semakin mudah timbul. Bahan-bahan makanan seperti bawang putih dan merica juga bersifat panas sehingga bisa memicu heartburn jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

    5. Minuman yang mengandung kafein, karbon, soda, serta alkohol
    Minuman yang mengandung kafein seperti teh dan kopi dapat menyebabkan kenaikan kadar asam lambung dan minuman yang mengandung alkohol dapat melemahkan LES sehingga membuka jalan bagi terjadinya heartburn.

    Selain mengurangi porsi makanan yang mengandung asam, lemak, serta bersifat panas dan pedas serta minuman yang dapat memicu timbulnya heartburn, memakan makanan secara perlahan dan tidak terburu-buru dapat menghindakan kondisi heartburn.

    Cara lain untuk menghindari heartburn yakni jangan langsung berbaring setelah selesai makan. Sediakan waktu setidaknya tiga jam setelah makan dan sebelum tidur. Hentikan kebiasaan merokok dan seimbangkan berat badan yang sehat. Jika heartburn sering terjadi, segera konsultasikan kepada dokter karena dapat mengindikasikan terjadinya GERD (Gastroesophageal Reflux Disease).

    Heartburn merupakan sebuah kondisi serius dan dapat menyita waktu Anda. Menemukan penyebab, cara pengobatan dapat menjadi penolong yang baik saat heartburn mengganggu ketidaknyamanan Anda. Berikut 10 fakta mengenai heartburn yang layak Agan ketahui…

    Heartburn tidak hanya sekedar gejala.
    Meski tak semua orang mengalaminya, sensasi terbakar pada perut Anda merupakan gejala dari kebanyakan penyakit acid reflux (asam lambung berlebih). Sebagian lagi justru mengalami kesulitan menelanatau bahkan batuk darah.

    Acid reflux terjadi ketika otot sfingter (otot penghubung kerongkongan dan perut) berada pada keadaan santai pada waktu yang salah, dan tetap terbuka dalam waktu yang lama. Hal tersebut memungkinkan asam lambung mengalir, dan kembali ke kerongkongan.

    Antasida saja tidak cukup.
    Jika mengalami mulas sesekali, Antasida dapat bekerja dengan baik. Namun jika gejala mulas berulang setiap dua kali seminggu hingga menganggu sebagian aktifitas, Antasida tidak disarankan untuk Anda gunakan.

    Jika hal tersebut terjadi segera kunjungi dokter. Kondisi heartburn yang mengganggu harus ditangani dengan melakukan pemotongan asam pada sumber, dan mendapatkan asupan obat-obatan.

    Jangan mengabaikan gejala.
    Jika tidak diobati asam refluks kronis dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi kerongkongan, borok, luka pada kerongkongan atau kondisi pra kanker (Barret Esophagus). Segera lakukan tindakan pengobatan jika penyakit ini kembali kambuh.

    Wanita lebih beresiko.
    Wanita memiliki resiko yang lebih besar terkena heartburn dibandingkan dengan pria. Gejala-gejala dapat muncul selama masa kehamilan dan masa-masa sebelum periode tersebut. Selain itu, berat badan ekstra, atau obesitas juga turut menjadi faktor resiko. Obesitas menempatkan tekanan pada otot sfingter sehingga memicu naiknya asam.

    Jangan menyerah pada makanan kesukaan.
    Biasanya dokter akan menyarankan Anda untuk menghindari aneka makanan pedas dan jeruk, yang dapat mengendurkan otot sfingter pada beberapa orang. Namun kenyataannya, makanan-makanan tersebut tidak mengganggu seseorang.

    Kenyataannya, sebuah penelitian menyebutkan bahwa jeruk, coklat dan makanan pedas tidak mengurangi gejala yang terjadi pada penderita GERD. Tetap catat perjalanan makan Anda guna melacak gejala yang mungkin timbul, dan tetap nikmati makanan kesukaan Anda.

    Perbaiki posisi tidur.
    Mengatur kepala pada posisi yang lebih tinggi dari biasanya dapat membantu mengurangi gejala. Tambah ketinggian pada bagian kepala dengan bantal dan buku-buku tebal. Memiringkan seluruh tubuh ke bawah pada malam hari dapat membantu Anda membersihkan kerongkongan.

    Jangan makan sebelum tidur.
    Jangan bergegas tidur ketika Anda baru saja menyelesaikan makan malam. Tunggu paling tidak dua jam setelah makan, dan Anda dapat menikmati waktu tidur Anda. Menunggu dua jam memberikan kesempatan untuk mencerna makanan dan membuat perut kembali kosong.

    Kurangi berat badan.
    Tidak perlu melakukannya secara dramatis, namun paling tidak Anda mampu menurunkan berat sekitar 4-5 kilogram.

    Pilih permen karet bebas gula.
    Mengunyah permen karet mampu meningkatkan produksi air liur. Air liur tersebut mampu membantu netralisasi asam dalam perut.

    Seperti gejala serangan jantung.
    Gejala asam lambung pada wanita seringkali hadir menyerupai gejala serangan jantung. Kedua gejala tersebut menunjukkan rasa nyeri pada dada. Berbeda dengan heartburn, gejala jantung yang mungkin terjadi biasanya berupa berkeringat, mual, nyeri dada yang menjalar dari leher ke bahu kiri, mulas setelah makan, dan memiliki keluarga dengan riwayat serangan jantung.

    Info terkait:

    • mentahan doodle
    • yel yel tema jong ambon

    Leave a Reply