Fakta-fakta UNIK tentang MATA KUCING!!

  • admin
  • 26/02/2014
  • Ada banyak informasi yang saling bertentangan tentang bagaimana kucing melihat dunia di sekitar mereka. Karena kita tidak bisa melihat melalui mata kucing, satu-satunya cara kita bisa menemukan kebenaran adalah melalui penelitian ilmiah. Berikut adalah yang paling sering disepakati tentang pemahaman bagaimana mata kucing bekerja.

    kucing dengan pupil yang membesar

    Pertama, mari kita mulai dengan menyegarkan ingatan kita tentang pelajaran dasar-dasar anatomi mata. Setiap mata memiliki lensa yang memungkinkan cahaya masuk ke dalam mata melalui gerbang yang disebut pupil (bagian hitam di tengah mata Anda). Di bagian belakang mata adalah daerah yang disebut retina, dimana gambar dan cahaya akan ditransmisikan ke otak melalui saraf optik. Otak kita kemudian merasakan dan mendeteksi semua cahaya dan gerak dan menerjemahkannya ke dalam apa yang kita anggap sebagai penglihatan. Retina memiliki dua jenis reseptor: batang, yang mendeteksi cahaya, dan kerucut, yang mendeteksi warna.

    Sudah paham ya, sekarang kita lanjutkan, PrabuCattery.com mempersembahkan, 5 Fakta Unik tentang Mata Kucing, check it out!

    1 . Kucing tidak bisa melihat dalam kegelapan total, tetapi mereka dapat melihat dengan baik dalam cahaya yang sangat rendah.

    Kucing dapat melihat dengan baik dengan hanya membutuhkan seperenam cahaya dari yang kita butuhkan. Hal ini disebabkan karena dua faktor penting. Pertama, kucing memiliki lebih banyak batang pada retina dari yang kita miliki, yang berarti mereka dapat mendeteksi lebih banyak cahaya daripada yang kita bisa. Kedua, kucing memiliki lapisan jaringan di belakang mata mereka yang disebut tapetum lucidum, yang memantulkan cahaya di dalam mata dan memungkinkan kucing memiliki beberapa kesempatan lain untuk “melihat”. Tapetum lucidum ini juga yang membuat mata kucing ` bersinar dalam gelap .

    2 . Kucing tidak sepenuhnya buta warna, tapi penglihatan warna mereka terbatas

    Kucing memiliki kerucut retina yang jauh lebih sedikit daripada manusia, dan kerucut yang mereka miliki tidak terkonsentrasi sebagaimana yang ada di mata manusia. Para ilmuwan percaya bahwa kucing melihat warna biru dan kuning dengan cukup baik tetapi mereka tidak bisa membedakan antara merah dan hijau . Pada umumnya Kucing melihat warna dalam intensitas yang lebih rendah daripada manusia. Pupilnya yang tajam dan bercelah mengalami perubahan ukuran dalam merespon cahaya dengan jauh lebih cepat daripada pupil manusia .

    Foto pupil bercelah yang dapat berubah cepat oleh ShutterStock

    3 . Kucing tidak melihat se-detail yang kita lihat

    Ini bukan berarti bahwa mata kucing rabun, tapi karena keseimbangan batang dan kerucut tidak memungkinkan untuk detail penglihatan yang baik. Karena kucing memiliki lebih banyak batang dan kerucut lebih sedikit daripada yang kita miliki, mereka tidak melihat hal-hal seperti daun di pohon atau tulisan dalam buku-buku sebagaimana yang kita lihat. Banyak peneliti percaya bahwa kucing mengidap rabun dekat karena lensa kucing tidak berubah bentuk untuk mengimbangi fokus close up. Penglihatan terbaik mereka ada pada jarak setengah atau satu meter .

    4 . Vertikal pupil pada kucing bukan hanya untuk dekorasi

    Kucing dan hewan lain yang aktif di siang dan malam memiliki pupil berbentuk seperti celah vertikal, karena bentuknya yang memungkinkan pupil untuk mengubah ukuran jauh lebih cepat daripada pupil bulat seperti yang kita miliki . Semakin kecil pupil , semakin sedikit cahaya masuk, sehingga kucing sangat kecil kemungkinannya untuk terbutakan oleh perubahan cahaya yang mendadak. Vertikal pupil ini juga memberikan keuntungan ketika kucing berburu mangsa di alam, karena bisa menjadi kamuflase, hingga kucing bebas mengamati pergerakan calon buruannya.

    Info terkait:

    • caption tentang cahaya
    • kumpulan tulisan dekorasi
    • caption cahaya
    • Yel-yel kerucut

    Leave a Reply