Ini dia berbagai alasan untuk JANGAN menikah di usia muda!!

  • admin
  • 05/12/2013
  • 1.Bahaya buat si cewek

    Liputan6.com, Jakarta : Perempuan usia 20 tahun atau yang lebih muda tidak disarankan untuk hamil dan melakukan persalinan karena berisiko untuk ibu dan bayi. Risko untuk ibu bisa berupa anemia pada kehamilan, tekanan darah tinggi dalam kehamilan, perdarahan pasca persalinan dan keguguran serta produksi ASI berkurang.

    Selain itu menurut Direktur Bina Kesehatan Anak Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr. Elizabeth Jane Soepardi, MPH kehamilan dan persalinan di usia di bawah 20 tahun berisiko kematian pada anak.

    “Ibu muda menyumbang kematian bayi dan balita. Sebanyak 50 per 1000 kelahiran hidup, untuk kematian bayi sebanyak 56 dan balita 72,” jelasnya.

    Fenomena banyaknya ibu muda di Indonesia sendiri akibat masih maraknya pernikahan usia dini dan kecenderungan seks pra nikah usia remaja. Dr. Jane memamparkan kecenderungan itu jumlah persentasenya mengalami peningkatan.

    “Seks pranikah di usia remaja menurut penelitian Adolescent Reproductive Health, SDKI 2012 mengalami peningkatan. Usia remaja tersebut antara 15-19 tahun,” tutur dr. Jane dikutip Senin (9/9/2013).

    Sebanyak 14,6 persen laki-laki melakukan seks di luar nikah pada usia 20-24 tahun dan usia 15-19 tahun tercatat 1,8 persen.

    Sedangkan pada perempuan ditemukan 0,7 persen usia 15-19 tahun dan 4,5 persen dan di Jawa Barat sekitar 48 persen perempuan usia 15-19 tahun sudah melahirkan. “Terjadi peningkatan tertinggi pada laki-laki sebanyak 4,1 persen di tahun 2012 dibandingkan 2007,” ujar dr. Jane.

    Kasus ini akibat kurangnya perhatian masalah reproduksi dan pendidikan seksual. Menurut dr. Jane usia menikah sebaiknya saat usia sudah melebihi usia 20 tahun.

    Dalam Undang-Undang, usia menikah dikatakan 16 tahun, padahal itu termasuk usia remaja sehingga tidak disarankan karena dapat berisiko untuk ibu dan bayi, jelas dr. Jane.

    2. Belum cukup matang psikis, emosi,

    Nah ini penting gan, berapapun umurnya itu gak menjamin kedewasaan seseorang. tapi rata-rata manusia dibawah 20 tahun belum memiliki emosi yang matang kalo bahasanya tuh masih labil. jadi belum pantas menjadi seorang ayah atau ibu. mereka masih membutuhkan tuntunan dari orangtua mereka masing-masing.

    3. Belum menemukan jati diri

    Hitungan mereka yg menikah di usia muda adalah mereka yg terhitung remaja dan belum menemukan jati diri, belum tau mereka mau jadi apa nanti dan mengenal dirinya sendiri. jadi kadang mereka mengikuti kemauan mereka saat itu dan apabila berubah maka akan merubah segalanya termasuk keputusan. juga yang penting mempengaruhi pola pikir. jadi bagi yg belum merasa mengenal dirinya sendiri, buat apa menikah terburu-buru kalau mengenal dirinya sendri saja blm masa mau belajar hidup bersama orang lain?

    4. Masih ingin bermain

    Ini juga belum tentu agan dan aganwati bisa anggap remeh, karna diantara mereka yg menikah muda masih ingin merasakan masa muda mereka. yaiyalah mereka iri dengan teman mereka yg menghabiskan gaji mereka untuk dirinya sendiri tanpa ada tanggungan. dan masih ingin kuliah atau mungkin keluar buat hang-out sama temen tanpa harus mikirin “siapa yg jagain anak gua”

    5. belum tentu itu orang yg tepat


    karena pemikiran mereka yang belum matang dan belum tentu bisa berfikir panjang. mereka bisa saja asal dalam memilih pasangan. dan jika dipaksakan maka akan berdampak negatif pada akhirnya. memang sih jodoh itu gada yg tau dan sudah ada yg mengatur tapi kan ada baiknya kita lebih berhati hati dalam memilih pasangan karena pernikahan itu bukan main main dan harusnya menjadi yg pertama dan terakhir dalam kehidupan seseorang.

    Info terkait:

    • cara membuat gada
    • cerbung reva dan boy nikah muda
    • Cerbung reva keguguran
    • membuat gada
    • Ternyata pemain anak jalanan yang cantik raya kitty sudah tak perawan

    Leave a Reply