Kenapa LAUT MATI disebut demikian??

  • admin
  • 21/06/2016
  • Danau Laut Mati di perbatasan Israel, Yordania dan Palestina adalah sebuah fenomena alam yang unik. Ada 5 fakta menarik soal danau ajaib ini.


    Lima Fakta Menarik Tentang Laut Mati

    Danau ini menjadi salah satu tujuan utama bagi wisatawan religi yang berkunjung ke Palestina, Israel dan Yordania. Wisatawan dari Indonesia baik umat Kristiani yang tengah berkunjung ke Yerusalem, maupun umat Islam usai menjalankan umrah dan ke Masjid Al Aqsa, biasanya mampir ke sini juga.

    Di danau ini juga tersimpan kisah yang berkaitan erat dengan sejarah agama Islam, Kristen dan Yahudi. Dikutip dari detikTravel, berikut ini lima fakta menarik tentang Laut Mati:

    1. Bukan laut, tapi danau

    Namanya Laut Mati. Namun, sebenarnya ia adalah sebuah danau yang membujur di sepanjang perbatasan Israel, Palestina dan Yordania. Tepatnya berada di wilayah barat Palestina, serta timur Yordania.

    Panjangnya mencapai 75,6 km, lebar 16 km dan total luas permukaanya 579 km2. Kedalamannya tercatat mencapai 390 meter. Beberapa literatur menyebut sumber air di Laut Mati berasal dari lembah Danau Galilea yang dialirkan melalui Sungai Yordania.

    2. Mempesona, bukan menyeramkan seperti namanya

    Meski namanya Laut Mati, namun panorama di sana jauh dari kata menyeramkan. Bahkan pemandangan di laut yang disebut berada di titik terendah permukaan bumi yakni 417,5 meter di bawah permukaan laut (mdpl) itu sangat mempesona.

    Namanya sendiri berasal dari bahasa Ibrani Yam ha Maved yang berarti Laut Pembunuh. Salah satu alasan disematkan nama Laut Mati karena nyaris tak ada kehidupan, seperti hewan air, di dalam atau di pinggirnya.

    3. Semua benda akan mengapung di Laut Mati

    Kandungan garam di Laut Mati mencapai 33 persen dan tingkat keasinannya 10 persen lebih tinggi dari laut lainnya. Hal ini menyebabkan semua benda bisa mengapung di danau ini, termasuk manusia.

    Fakta ini dimanfaatkan oleh wisatawan untuk merasakan sensasi mengapung di atas airnya. Mereka membaca koran sambil mengapung.

    4. Tak ada kehidupan

    Tak ada kehidupan baik di dalam maupun di pinggir Laut Mati karena tingginya kandungan kadar garam. Ikan dan tanaman air sulit hidup berkembang biak di sini. Hanya ada bakteri dan jamur mikroba yang bisa tumbuh dan berkembang di sana.

    5. Lumpur yang dipercaya berkhasiat bagi kulit

    Lumpur di Laut Mati disebut memiliki kandungan mineral yang tinggi seperti kalium, magnesium, ataupun bromonium. Manfaat lumpur ini antara lain dipercaya bisa memperbaiki sel kulit mati, melancarkan sirkulasi darah, dan menhaluskan kulit.

    Khasiat lumpur inilah yang dimanfaatkan oleh para wisatawan untuk mengobati atau membuat kulit lebih halus. Para pengusaha lokal pun memanfaatkan khasiat lumpur dan garam untuk dikemas dan dijual kepada para wisatawan. Garam atau lumpur dari sini dikemas dalam sebuah wadah plastik dan dijual seharga US$ 2 per bungkus atau Rp 27 ribu.

    Info terkait:

    • meme mati air
    • meme air mati
    • Pembom sarina tersenyum