Kondisi antar bagian TUBUH yang jarang DISADARI!!

  • admin
  • 19/10/2015
  • Anda pasti setuju jika tubuh manusia terdiri dari bagian-bagian yang saling terhubung satu sama lain. Hal itu memang benar adanya, sebab salah satu bagian tubuh bisa mendeteksi kondisi bagian tubuh Anda yang lain, lho.

    Dikutip dari Men`s Health, berikut ini beberapa bagian tubuh yang bisa mengindikasikan keadaan bagian tubuh yang lain:

    1. Mata Menunjukkan Kondisi Otak
    Menurut laporan terbaru di Psychological Science, vena (pembuluh balik) yang ada di mata bisa mengungkapkan kesehatan otak. Peneliti menemukan bahwa orang dengan vena lebih luas menghasilkan tes IQ yang lebih buruk di pertengahan usianya.

    Masih ingat denga Fenomena dari Foto Gaun ini gan/sist?…

    Faktor-faktor lain seperti merokok, diabetes, atau status sosial ekonomi tidak bisa disalahkan atas skor jelek tersebut, kata Idan Shalev, profesor penulis penelitian tersebut.

    Apa penyebabnya? Shalev menjelaskan, pembuluh mata dapat mencerminkan kondisi pembuluh otak karena ukuran, struktur, dan fungsi yang serupa. Pembuluh mata dikembangkan dari sel-sel pembentuk pembuluh otak yang sama, kata Shalev menambahkan seperti dikutip dari laman Menshealth.

    Studi sebelumnya menemukan adanya hubungan ukuran pembuluh darah di mata terhadap risiko penyakit seperti demensia, penyakit jantung, atau stroke. Namun Shalev mengatakan, penelitian tersebut dilakukan pada orang yang lebih tua.

    Penelitian itu menemukan, kesehatan mata Anda bisa menunjukkan kesehatan otak pada usia lebih muda. Hasil tersebut terlihat bahkan pada anak-anak.Sumur…

    2. Kulit Berhubungan Dengan Tekanan Darah
    Studi di Journal of Gerontology menemukan bahwa keriput tidak hanya menjadi tanda penuaan sebab keriput juga bisa menunjukkan kondisi tekanan darah. Dalam studinya, peneliti menemukan bahwa orang yang memiliki keriput paling sedikit, mempunyai tekanan darah dan risiko penyakit jantung yang lebih rendah.

    Keriput bukan hanya tanda penuaan, tapi juga bisa menandakan suatu masalah, kata sebuah penelitian di Journals of Gerontology. Ketika peneliti memisahkan orang dalam kelompok-kelompok berdasarkan risiko penyakit jantung dan menganalisis keremajaan kulit mereka, orang dengan keriput paling sedikit memiliki tekanan darah lebih rendah dan risiko penyakit jantung lebih rendah.

    3. Suara Menunjukkan Tinggi Badan
    Peneliti dari Washington University akhir-akhir ini menemukan bahwa pendengar yang cermat bisa menentukan tinggi tubuh relatif dari seseorang. Sebab, semakin rendah jumlah frekuensi resonansi subglottal (suara yang dihasilkan saluran napas di bawah paru-paru) maka semakin tinggi tubuh seseorang.

    Hal itu berkat frekuensi `subglottal resonance`, suara yang dihasilkan pada saluran napas bagian bawah dari paru yang akan semakin rendah seiring peningkatan ketinggian. Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa ada teman yang tinggi namun saat berbicara suaranya rendah? Sekarang Anda tahu penyebabnya.

    4. Jari Telunjuk Berhubungan Dengan Risiko Kanker
    Menurut studi di British Journal of Cancer, jari telunjuk yang lebih pendek dari jari manis bisa berarti seseorang memiliki risiko kanker prostat lebih kecil.

    Hal itu dituturkan oleh sebuah penelitian dari British Journal of Cancer. Memiliki sedikit testosteron sejak di dalam janin mampu menolong lelaki jauh dari kanker prostat.

    5. Kaki Menunjukkan Kemampuan Ereksi
    Penelitian di Harvard University menunjukkan bahwa pria yang mengalami restless leg syndrome atau kondisi kaki yang selalu tidak nyaman, sebanyak lima kali dalam sebulan lebih mungkin mengalami disfungsi ereki. Kedua kondisi ini dikaitkan dengan rendahnya kadar dopamin (zat kimia yang bisa membuat orang merasa senang).

    6. Gigi Berhubungan Dengan Kemampuan Berpikir
    Studi tahun 2012 dalam Journal of American Geriatrics menemukan adanya kemungkinan memprediksi risiko demensia dari kemampuan mengunyah seseorang. Sebab, penurunan kemampuan mengingat bisa berhubungan dengan perawatan gigi yang buruk dan kemampuan mengunyah seseorang.

    Dalam jurnal tersebut dijabarkan bahwa kemampuan kita mengunyah bisa memprediksi risiko demensia. Namun, jangan lekas khawatir bila mengalami masalah dalam mengunyah. Belum disimpulkan apakah penurunan mental yang menyebabkan kemampuan menggigit berkurang, kesulitan mengunyah berdampak pada otak, atau apakah itu hanya hanya korelasi acak.

    7. Denyut Nadi Menujukkan Kondisi Jantung
    Menurut peneliti di University of Lowa, fleksibilitas aorta bisa diukur dengan memeriksa denyut nadi di tangan.

    Fleksibilitas pembuluh aorta mungkin bisa diukur dengan mengecek denyut pada jari. Aorta Anda adalah arteri utama, bila bagian ini kaku dapat meningkatkan risiko kematian akibat serangan jantung atau stroke. Sekarang para dokter harus memeriksa denyut nadi Anda dalam arteri femoral jauh di pangkal paha untuk memeriksa kekakuan aorta.

    8. Tidur Berhubungan Dengan Mata
    Orang dengan `sleep apnea` (henti napas saat tidur) dua kali lebih tinggi berpotensi terkena glaukoma (penyakit mata yang bisa mengakibatkan kebutaan) dalam lima tahun.

    Hal tersebut berdasarkan penelitian dari Taiwan. Ketika Anda tidak bernapas dalam tingkat normal, kehilangan oksigen bisa memicu bahaya pada saraf optik, atau menyebabkan tingkat abnormal gas dalam darah, sehingga berpotensi mengakibatkan glaukoma.

    9. Kata Bibir Anda Tentang Daya Ingat
    Studi di Columbia University menemukan bahwa orang yang sering merasa kaku di bibir, bisa meningkatkan risiko alzheimer dan demensia. Peneliti melibatkan orang dewasa usia 59 sampai 79 tahun selama delapan tahun. Mereka menemukan orang yang memiliki risiko infeksi lebih tinggi, misalnya lebih mudah terkena virus herpes, lebih mungkin memiliki kondisi kognitif yang buruk.

    Para peneliti mengamati orang dewasa antara usia 59 dan 79 tahun selama delapan tahun. Mereka menemukan bahwa mereka dengan beban infeksi yang lebih tinggi, berarti mereka telah terkena virus berisiko tinggi, seperti herpes simplex virus 1 dan 2, cenderung memiliki kemampuan berpikir lebih buruk.

    10. Jari Menunjukkan Ukuran Penis
    Pria yang telunjuknya lebih pendek dari jari manisnya cenderung memiliki penis yang….
    Catat yach Gan,, atau sekalian cek jari Ente…

    …LEBIH BESAR, demikian hasil penelitian di Korea tahun 2011.
    Menurut peneliti, hal itu disebabkan karena orang-orang itu terpapar lebih banyak hormon testosteron saat di dalam kandungan.

    Info terkait:

    • cara agar doodle laku
    • cara mendapatkan helikopter vegas gangster
    • dimana kita dapat menemukan pamphlet
    • dimana menemukan pamphlet
    • dimana saja bisa menemukan pamphlet
    • nama nama grup delapan