Melihat suasana kota-kota HIJAU dan INOVATIF di eropa!!

  • admin
  • 24/02/2014
  • Lebih dari sepertiga warga Uni Eropa kini tinggal di kota. Melalui konferensi `Cities of Tomorrow`, kota-kota di eropa diajak untuk memenuhi target kawasan Hijau. Berikut wujud inovasi kehidupan urban yang berkelanjutan :


    Kopenghagen yang HIjau

    Skandinavia adalah rumah bagi beberapa kota terbersih dan paling inovatif di Eropa. Kopenhagen disebut sebagai “Ibu kota Hijau Eropa 2014”. Ibukota Denmark ini menuju netral karbon pada tahun 2025. Transportasi publik ditingkatkan, emisi dibatasi dan warga didorong untuk bersepeda.


    Energi Terbarukan untuk Transportasi Publik Stockholm

    Stockholm menjadi salah satu yang terdepan di Eropa kalau menyangkut udara bersih dan transportasi ramah lingkungan. 75 persen jaringan transportasi kota memanfaatkan energi terbarukan dan pajak kemacetan membantu mendorong warga untuk memakai transportasi publik. Tahun 2007, udara Stockholm memiliki tingkat partikulat terendah di Eropa, dan kualitas udaranya sejak itu terus meningkat.


    Siena: Kota Netral Karbon Pertama di Eropa

    Setahun lebih awal dari jadwal, kota Siena di Italia menjadi kota netral karbon pertama di Uni Eropa. Bagaimana caranya? Dengan mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, melindungi hutan, beralih ke biomassa dan memproduksi energi panas bumi. Siena juga memberlakukan perencanaan energi baru yang fokus pada pengurangan konsumsi energi kalangan warga dan bisnis.


    Bus-Bus Hidrogen di Islandia

    Berkat lokasinya yang dikelilingi gunung berapi dan sumber air panas, Reykjavik kaya akan opsi energi terbarukan. Kota ini mentargetkan 100 persen bebas dari bahan bakar fosil pada tahun 2050 dan akan sepenuhnya bergantung pada tenaga hidrogen dan panas bumi. Bus-bus hidrogen menjadi transportasi warga di sekitar pulau, dan 90 persen lebih bangunan di ibukota memanfaatkan energi panas bumi.


    Trem-Trem di Nantes

    Kota terbesar keenam di Perancis, Nantes, memiliki kebijakan transportasi hijau yang fokus pada transportasi publik dan sepeda. Bahkan, Nantes adalah kota pertama di Perancis yang memperkenalkan kembali trem, yang secara dramatis mengurangi polusi udara dan emisi CO2.


    Menghirup Udara Segar di Vilnius

    Meski lalu lintas semakin padat di pusat ibukota Lituania, Vilnius mempunyai salah satu kualitas udara terbaik di Eropa. Kunci suksesnya tidak banyak berpangku pada inovasi namun tradisi lama yakni pepohonan. Hutan-hutan besar, taman dan kebun mengelilingi kota dan politisi setempat bekerja keras untuk memelihara ruang hijau.


    Kotoran Manusia Menghangatkan Rumah

    Warga kota Didcot di Oxfordshire adalah yang pertama di Inggris yang menghangatkan rumah mereka dengan gas yang terbuat dari tinja mereka sendiri. Butuh sekitar tiga pekan untuk memproses limbah mentah dan menyediakan bahan bakar hayati bagi rumah tangga. Tidak berbau, berkelanjutan dan pasokannya berlimpah. Agag jorok juga yaa gan kotoran Manusia


    Percikan Berkelanjutan di Berlin

    Pemerintah ibukota Jerman telah menciptakan waterscape kota untuk menarik perhatian warga terhadap pentingnya penggunaan air yang berkelanjutan. Sistem atap hijau dan kolam-kolam yang menampung air hujan kemudian digunakan untuk mengairi kanal-kanal di Potsdamer Platz dan menyuplai baik kamar mandi maupun sistem pemadaman api di gedung-gedung terdekat.


    Tantangan Masa Depan

    Kota-kota Eropa yang sedang booming menghadapi tantangan besar selain perlindungan lingkungan. Penurunan populasi, polarisasi sosial, dan kerentanan beragam tipe kota akan semakin mempengaruhi pembangunan perkotaan. Isu-isu ini juga menjadi bahasan utama dalam konferensi Cities of Tomorrow di Brussel.

    Info terkait:

    • cara menggambar perkotaan
    • contoh kata kata poster tentang transportasi
    • contoh mading industri di jerman
    • cara mengambar suasana perkotaan
    • contoh menjadi reporter yang membahas tentang transportasi
    • contoh teks reporter transportasi
    • mading transportasi
    • ratikel mading tentang transportasi

    Leave a Reply