Mengapa Kemasan Produk-produk Terkenal Suka Berubah-ubah?

  • admin
  • 03/03/2018
  • Di zaman sekarang ini banyak produk-produk bertebaran dimana-mana, berbagai macam jenisnya mulai dari produk pangan hingga produk kecantikan dijual di mana-mana. Dari sekian banyak produk yang ada, seringkah agan dan sista memperhatikan kemasan produknya? terkadang saat berbeda waktu membeli produk tertentu seringkali kita menemukan banyak produk yang kemasannya berubah-ubah, sebagai contoh produk mie instan bila kita perhatikan kemasannya seringkali berubah-ubah, lalu mengapa sih kemasan produk itu suka berubah-ubah? jawabannya ada beberapa faktor yang menyebabkannya Gan Sis, apa sajakah itu?

    Credit : contohproposalretailsembakomurah.blogspot.co.id

    1. Siklus Hidup Produk

    Mengapa kemasan produk-produk terkenal suka berubah-ubah?

    Credit : goinsta.id
    Bukan hanya makhluk hidup saja yang mempunyai siklus hidup, suatu produk pun mempunyai siklusnya tersendiri. Ibarat Seperti Makhluk hidup lainnya Produk memiliki permulaan, lalu berkembang mengalami tren kenaikan hingga menjadi Produk yang maturity (dewasa) artinya pada fase ini produk sedang pada masa terkenal-terkenalnya, namun saat masyarakat sudah jenuh dengan suatu produk, maka masyarakat akan meninggalkan produk tersebut dan tak membelinya lagi, hingga akhirnya produk tersebut mengelami tren penurunan hingga hilang dari pasaran. Banyak perusahaan mencoba untuk terus bertahan di fase maturity tersebut lebih lama lagi dengan berbagai strategi dan inovasi, salah satu bentuknya dengan mengganti kemasan produk agar produk tersebut terlihat seperti baru dan para konsumen tak jenuh untuk membelinya.

    2. Konsumen

    Mengapa kemasan produk-produk terkenal suka berubah-ubah?

    Credit : gosbiz.com
    Tak dapat diragukan lagi bahwa produk yang ada di pasaran tetap eksis karena adanya konsumen, dengan adanya strategi mengganti kemasan produk yang dilakukan oleh perusahaan, ketika kemasan suatu produk itu lebih bagus lagi dari kemasan produk sebelumnya, maka konsumen akan tertarik untuk membelinya. Seberapa bagus apapun produknya tanpa ada pengemasan yang baik, maka produk perusahaan tersebut bisa kalah saing dengan produk kompetitor yang memiliki kemasan yang lebih baik, karena kemasan produk bisa menambah citra bagi produk tersebut. Semakin baik pengemasannya, semakin baik juga citra suatu produk di mata konsumen.

    Selain itu Kemasan produk terkadang harus mengikuti selera konsumen setiap waktunya, Desain kemasan produk harus selalu diperbaharui agar tidak ketinggalan zaman. Desain yang dibuat harus didesain semenarik mungkin agar bisa relevan dengan target pasar konsumen di zaman sekarang.

    3. Kompetitor

    Credit : digitalmarketer.id
    Adanya Kompetitor membuat suatu perusahaan harus berpikir keras agar bisa bersaing dalam memasarkan sebuah produknya. Persaingan pasar sangatlah lazim terjadi, setiap perusahaan berusaha menciptakan produk yang terbaik dan mengemasnya sebaik mungkin. Dengan mengubah kemasan produk lebih menarik lagi bukan tak mungkin bisa mengalahkan produk kompetitor.

    4. Strategi dan Inovasi Perusahaan

    Credit : magazine.job-like.com
    Inovasi merupakan salah satu nyawa bagi perusahaan, tanpa adanya inovasi perusahaan bisa kalah saing dengan perusahaan lainnya. Banyak produk yang dulunya booming kini seakan hampir tak ada kabarnya lagi sebagi contohnya produk capucino cingcau dan tahu bulat, tanpa adanya inovasi produk kini namanya tak lagi beken seperti dulu di masyarakat. Namun berbeda dengan produk perusahaan besar, namanya produknya selalu diingat oleh masyarakat hingga kini mulai dari air minum hingga produk mie instan (agan dan sista pasti tau merek yang dimaksud hehe..). Pergantian kemasan produk merupakan salah satu dari strategi dan inovasi perusahaan.