Mengenal hewan-hewan yang bentuknya menyerupai TUMBUHAN!!

  • admin
  • 05/06/2016
  • Terumbu Karang

    Terumbu karang adalah sekumpulan hewan karang yang bersimbiosis dengan sejenis tumbuhan alga yang disebut zooxanthellae.Terumbu karang termasuk dalam jenis filum Cnidaria kelas Anthozoa yang memiliki tentakel.Kelas Anthozoa tersebut terdiri dari dua Subkelas yaitu Hexacorallia (atau Zoantharia) dan Octocorallia, yang keduanya dibedakan secara asal-usul, Morfologi dan Fisiologi.

    Koloni karang dibentuk oleh ribuan hewan kecil yang disebut Polip.Dalam bentuk sederhananya, karang terdiri dari satu polip saja yang mempunyai bentuk tubuh seperti tabung dengan mulut yang terletak di bagian atas dan dikelilingi oleh Tentakel. Namun pada kebanyakan Spesies, satu individu polip karang akan berkembang menjadi banyak individu yang disebut koloni.Hewan ini memiliki bentuk unik dan warna beraneka rupa serta dapat menghasilkan CaCO3. Terumbu karang merupakan habitat bagi berbagai spesies tumbuhan laut, hewan laut, dan mikroorganisme laut lainnya yang belum diketahui.

    Terumbu karang pada umumnya hidup di pinggir pantai atau daerah yang masih terkena cahaya matahari kurang lebih 50 m di bawah permukaan laut.Beberapa tipe terumbu karang dapat hidup jauh di dalam laut dan tidak memerlukan cahaya, namun terumbu karang tersebut tidak bersimbiosis dengan zooxanhellae dan tidak membentuk karang.

    Di Indonesia dan Indo Pasifik
    Terumbu karang merupakan salah satu komponen utama sumber daya pesisir dan laut, disamping hutan bakau atau hutan mangrove dan padang lamun.Terumbu karang dan segala kehidupan yang ada di dalamnya merupakan salah satu kekayaan alam yang dimiliki bangsa Indonesia yang tak ternilai harganya.Diperkirakan luas terumbu karang yang terdapat di perairan Indonesia adalah lebih dari 60.000 km2, yang tersebar luas dari perairan Kawasan Barat Indonesia sampai Kawasan Timur Indonesia.Contohnya adalah ekosistem terumbu karang di perairan Maluku dan Nusa Tenggara.

    Indonesia merupakan tempat bagi sekitar 1/8 dari terumbu karang Dunia dan merupakan negara yang kaya akan keanekaragaman biota perairan dibanding dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya.

    Anemon

    Anemon laut adalah hewan dari kelas Anthozoa yang sekilas terlihat seperti tumbuhan, tapi jika diamati lebih jauh, anemon laut merupakan jenis hewan , Bentuk tubuh anemon seperti bunga,sehingga juga disebut mawar laut.Lipatan yang bundar di antara badan dan keping mulut membagi binatang ini kedalam kapitulum di bagian atas dan scapus bagian bawah.Di antara lengkungan seperti leher (collar) dan dasar dari kapitulum terdapat “fossa”.

    Keping mulut bentuknya datar, melingkar, kadang-kadang mengkerut, dan dilengkapi dengan tentakel kecuali pada jenis Limnactinia, keping mulut tidak dilengkapi dengan tentakel.Beberapa anemon laut dapat bergerak seperti siput, bergerak secara perlahan dengan cara menempel.Sebagian besar anemon laut memiliki sel penyengat yang berguna untuk melindungi dirinya dari predator.

    Pada umumnya anemon banyak dijumpai pada daerah terumbu karang yang dangkal dan jarang dijumpai pada daerah terumbu karang yang persentase tutupan karang batunya tinggi.

    Lili Laut

    Lili Laut adalah suatu kelas binatang laut yang berbentuk seperti bunga lili. Nama ini diambil dari bahasa Yunani krinon yang berarti “lili” dan eidos yang berarti “berbentuk”. Mereka bisa hidup di perairan dangkal atau di kedalaman sampai 6.000 meter. Lili laut dewas akan menempel di dasar laut dengan menancapkan tangkainya. Crinoidae yang tidak bertangkai sering disebut bintang bulu atau comatulids.

    Ciri Fisik Lili Laut :
    1.Makroskopis
    2.Tidak berkepala
    3.Tidak berduri
    4.Memiliki bentuk seperti nenek moyangnya, yaitu oral ke atas.
    5.Tubuh terdiri dari calyx (mangkuk kecil pelat kapur) & 5 buah tangan (panjang & lentur).
    6.Rangka tubuh dari kalsium karbonat
    Tangan bercabang 2 pada pangkal hingga seperti mempunyai 10 tangan.
    Pada tangan terdapat barisan cabang-cabang kecil untuk menangkap makanan (pinula)
    7.Ada tangkai panjang yang berguna untuk menempelkan crinoidea ini pada bebatuan.
    8.Ada celah ambulakral bersilia di oral lengan dan pinula.
    Ada cirri yang ada memanjang di ujung tangkai atau dibawah oral, berguna dalam melekatkan tubuh.
    9.Rangka kapur sebagai rangka internal untuk perlindungan dan penegak.
    10.Sistem saraf jala
    11.Pernapasan dengan insang kulit

    Lili Laut bergerak dengan cara:

    Air masuk ke pori, saluran batu, saluran cincin yang dikelilingi otot melingkar, masuknya air akan menyebabkan kontraksi otot untuk menggerakkan kaki.

    Proses Makan Lili laut :

    Crinoidae makan dengan menyaring partikel kecil makanan dari air laut dengan menggunakan bulu seperti tangan. Bagian ini memiliki lendir yang lengket, yang akan menangkap makanan yang melewatinya. Setelah makanan tertangkap, akan di bawa ke celah ambulakral bersilia yang ada di lengan dan pinula, lalu dialirkan ke mulut. Secara umum, Crinoidae yang hidup di daerah dengan populasi plangton sedikit, akan memiliki cabang lengan yang lebih panjang dan banyak dibanding yang hidup di daerah dengan populasi plankton banyak.

    Crinoidae memiliki organ pencernaan yang berada di calyx. Makanan dibuang melalui anus yang di dekat mulut.

    Cara reproduksi Lili Laut :
    Gonad ada ada di pangkal pinula tangan.
    Pembuahan di air laut.
    Telur dilekatkan pada pinula.
    Menetas jadi larva vitellaria yang tidak makan, berenang bebas.
    Selanjutnya turun dan melekat di substrat dan bermetamorfosis jadi larva bertangkai kecil (larva pentacrinoid) 6 minggu.
    Beberapa bulan kemudian, cirri terbentuk, mahkota melepaskan diri dari tangkai dan hidup bebas

    Porifera

    Porifera (Latin: porus=pori, fer=membawa) atau spons atau hewan berpori adalah sebuah filum untuk hewan multiseluler yang paling sederhana.
    Ciri-ciri morfologinya antara lain:
    tubuhnya berpori (ostium)
    multiseluler
    tubuh porifera asimetri (tidak beraturan), meskipun ada yang simetri radial.
    berbentuk seperti tabung, vas bunga, mangkuk, atau tumbuhan
    warnanya bervariasi
    tidak berpindah tempat (sesil)

    Ciri-ciri anatominya antara lain:
    memiliki tiga tipe saluran air, yaitu askonoid, sikonoid, dan leukonoid
    pencernaan secara intraseluler di dalam koanosit dan amoebosit
    Porifera hidup secara heterotrof. Makanannya adalah bakteri dan plankton. Makanan yang masuk ke tubuhnya dalam bentuk cairan sehingga porifera disebut juga sebagai pemakan cairan. Habitat porifera umumnya di laut.

    Reproduksi
    Porifera melakukan reproduksi secara aseksual maupun seksual. Reproduksi secara aseksual terjadi dengan pembentukan tunas dan gemmule. Gemmule disebut juga tunas internal. Gemmule dihasilkan menjelang musim dingin di dalam tubuh Porifera yang hidup di air tawar. Secara seksual dengan cara peleburan sel sperma dengan sel ovum, pembuahan ini terjadi di luar tubuh porifera.

    Leafy Dragon

    Leafy Seadragon atau Seadragon Glauert adalah hewan laut dalam keluarga Syngnathidae, yang meliputi seadragons, pipefish, dan kuda laut. Leafy seadragon adalah satu-satunya anggota dari genus Phycodurus. Hal ini ditemukan di sepanjang pantai selatan dan barat Australia. Nama ini berasal dari penampilan, dengan tonjolan seperti daun panjang yang datang dari seluruh tubuh. tonjolan ini digunakan mereka sebagai kamuflase.

    seperti kuda laut, nama leafy Seadragon diambil dari kemiripannya dengan makhluk lain , ukuran mereka sekitar 20-24 cm (8-9,5 in). Mereka memakan plankton dan krustasea kecil.
    Leafy Seadragon hanya dapat ditemukan di perairan Australia selatan, dari Wilson Promontory di Victoria di ujung timur dari jangkauan, barat ke Jurien Bay, 220 km (140 mil) utara dari Perth di Australia Barat.

    Info terkait:

    • ilustrasi manusia hewan dan tumbuhan
    • gambar tumbuhan yang mudah di tiru
    • caption tentang tanaman
    • caption tentang tumbuhan
    • yel yel tentang tumbuhan
    • gambar pohon dan hewan yang bisa ditiru anak anak
    • Captions tumbuhan
    • contoh mading tanaman
    • contoh karangan eksposisi bahasa sunda tentang pohon
    • yel yel untuk kamar mawar