Sekilas mengenai teknologi LAYAR pada smartphone!

  • admin
  • 04/02/2014
  • Umumnya teknologi pada layar dapat di bedakan menjadi LCD (liquid crsystal display) dan OLED (Organic Light Emitting Diode).
    Tipe LCD memiliki Kristal-kristal cair berfungsi melewatkan atau memblokir cahaya, agar menghasilkan gambar pada layar saat arus listrik melewatinya.

    Namun, kristal tersebut tidak menghasilkan cahaya sendiri. Cahaya berasal dari serangkaian lampu neon di belakang layar. Dengan bantuan lampu neon (sebagai back light), gambar yang dibuat oleh kristal menjadi terlihat.

    Organic Light-Emitting Diode (OLED) atau diode cahaya organik adalah sebuah semikonduktor sebagai pemancar cahaya yang terbuat dari lapisan organik. Kenapa disebut dioda cahaya organik, karena OLED adalah sebuah teknologi yang mampu memancarkan cahaya dari bahan yang sangat tipis hingga 1mm dan lentur.

    Seperti sebuah plastik yang dapat dipatahkan tanpa merusak rangkaian yang berada di dalamnya:

    1. Monokrom
    LCD Monokrom adalah tipe layar paling jadul saat ini.

    Rata-rata hp jadul nokiyem layarnya tipe ini. Tampilan layar LCD nampak hanya terdiri dari 2 jenis warna, yaitu hitam dan putih. Cara kerja untuk menghitamkan pixel adalah dengan memblokir cahaya yang akan keluar. Selain digunakan pada handphone, layar jenis monochrome ini sering dipakai pada kalkulator, jam digital.

    Keunggulan yang paling menonjol dari handphone dengan layar jenis monochrome adalah konsumsi daya yang sangat rendah, daya tahan baterainya lama banget! bahkan bisa sampe 1 minggu gak dicas-cas bisa.
    monokrom:

    2. Passive-Matrix Color Display
    Tipe ini ada dua: STN=Super Twisted Nematic, dan CSTN=Color Super Twisted Nematic.
    Nah tipe ini tipe layar berwarna pertama di awal-awal perkembangan hengpong. Teknologi ini menggunakan sistem kawat yang berupa vertikal dan horizontal untuk memberi daya/menerangkan sebuah pixel. Layar STN masih memiliki kelemahan-kelamahan, diantaranya kualitas tampilan kurang optimal, respon lambat, kurang terang.

    sebagai perbaikan lahir tipe CSTN, CSTN sendiri merupakan tipe layar perbaikan dari STN, yang diperbaiki dari segi respons serta ketajaman warna yang lebih mumpuni dari STN, bahkan hampir mendekati kekuatan layar TFT

    STN:

    CSTN:

    3. Active Matrix Color Display
    Yang termasuk ke dalam Teknolohi Active Matrix ini adalah tipe layar yang saat ini luas digunakan: TFT (Thin Film Transistor).

    Layar handphone TFT adalah tipe layar jenis LCD berwarna yang mampu menghadirkan ketajaman warna lebih baik dengan menempatkan transistor di setiap piksel layar yang mampu dinyalakan dan dimatikan secara individual. Hal itulah yang membuat layar LCD TFT ini terlihat lebih tajam dalam warna, terang, dan respon yang sangat cepat.

    Kelemahan yang dimiliki layar LCD jenis TFT ini adalah relatif lebih mahal dan konsumsi baterai lebih besar. Meskipun begitu layar LCD jenis TFT masih menjadi pilihan utama dan paling banyak dipakai pada perangkat handphone dan smartphone sampai saat ini.

    Ketajaman warna layar ini bergantung dari jumlah warna yang mampu tampilkan contohnya 4.096, artinya layar mampu menampilkan 4.096 warna, 65.536 warna, 242.166 atau 16 M warna. makin banyak jumlah warna yang mampu di tampilkan, gradien perubahan warnanya semakin halus serta resolusi layar yang sering diistilahkan ppi/Pixel per Inch. Semakin tinggi ppi semakin jernih dan realistis.

    4. IPS (In-Plane Switching)
    Yang terbaru dari teknologi layar jenis LCD adalah IPS LCD. Jenis terbaru ini memanfaatkan teknologi IPS yang memiliki fungsi untuk meningkatkan kualitas reproduksi warna dan sudut pandang optimal yang lebih luas. Sehingga handphone yang memiliki layar berteknologi IPS mampu dilihat dari sudut pandang yang ekstrim pengguna masih dapat melihat layar dengan baik. Kelemahannya Membutuhkan backlight yang kuat sehingga menguras daya baterai.

    Salah satu perangkat paling heboh yang memakai teknologi ini adalah iPhone dengan layar Retina Display nya dan Lenovo k900. Saat ini banyak perangkat smartphone dan komputer tablet yang menggunakan teknologi LCD IPS ini pada layarnya.

    IPS:

    5. Active Matrix OLED (AMOLED) dan Super AMOLED
    Layar AMOLED ini mempunyai kecepatan respon yang lebih baik. Layar smartphone tipe ini nggak boros baterai dan hemat energi, sebab layar amoled tidak butuh cahaya yang besar dari backlight. Selain itu layar AMOLED bisa dikatakan sebagai gabungan dari TFT dan OLED. Kekurangan smartphone tipe ini agak kurang jelas kalau dilihat dibawah sinar matahari.

    Kemudian mulai muncul Super AMOLED. Hanya perbaikan dari tipe AMOLED, perbaikan ini pertama kali dilakukan oleh pihak samsung, yang mereka lakukan adalah perbaikan pada kejelasan gambar dan tulisan pada layar jika dilihat dibawah sinar matahari. Untuk saat ini, didunia smartphone Layar Tipe S-Amoled inilah teknologi terbaru yang paling keren, biasanya digunakan untuk smartphone kelas VIP. Contohnya galaxy s4

    S-AMOLED:

    LCD vs AMOLED:

    Retina Display
    Sebenarnya ini adalah istilah marketing oleh Apple, untuk menggambarkan densitas piksel per-inch yang sudah menyamai kemampuan mata kita. Nah, yang satu ini inovasi yang fantastis dari Apple yang saat itu dipimpin oleh Steve Jobs. Pertama kali dikenalkan pada Produk Apple Iphone 4, dimana keunggulan dari Retina Display ini mempunyai resolusi yang lebih oke dibanding tipe Amoled. Dari segi konsumsi daya, Amoled lebih mantap dibandingkan Retina Display

    Info terkait:

    • foto dibalik layar anak jalanan
    • tulisan 9e
    • tulisan kelas
    • mading tentang IPS
    • gambar sekolah hitam putih
    • Grafiti anak ips
    • materi stand up comedy tentang anak IPA
    • dibalik layar anak jalanan
    • mading materi anak ips
    • lcd background panggung

    Leave a Reply