TOP 10 mitos yang SALAH tentang DAGING BABI!!

  • admin
  • 19/12/2015
  • Saya tidak mau membahas masalah ini dari agama, karena saya sangat menghormati anda yang tidak memakan daging babi karena perintah Tuhan. Tapi jika anda tidak memakannya karena menganggap daging babi itu buruk, maaf, anda salah. Mitos-mitos tak berdasar ini saya ambil dari salah satu portal berita terbesar di Indonesia, Republika

    Mitos pertama
    Pertama, babi adalah container (tempat penampung) penyakit.

    Benar sekali, jika babi dipelihara di tempat yang sangat-sangat jorok. Saya kira semua hewan juga seperti itu, tidak hanya babi. Menurut penelitian Suriawanto (2014), 33 sampel babi yang dipelihara secara tradisional semuanya NEGATIF mengandung cacing pita (Taenia solium L.). Meskipun masih mengandung 3 jenis cacing lainnya karena bukan dipelihara oleh peternak profesional. Hasil penelitian Nofyan (2010), menguatkan pendapat saya sebelumnya tidak hanya babi yang membawa cacing, tapi sapi juga. Dari sampel 96 ekor sapi di RPH Palembang, ditemukan 11 spesies cacing parasit usus.

    Sumber:
    Nofyan, Erwin dkk. 2010. Identitas Jenis Telur Cacing Parasit Usus Pada Ternak Sapi (Bos sp) dan Kerbau (Bubalus sp) Di Rumah Potong Hewan Palembang. FMIPA. Universitas Sriwijaya. Sumatera Selatan.
    Suriawanto, Nelky. 2014. Deteksi Cacing Pita (Taenia Solium L.) Melalui Uji Feses pada Masyarakat Desa Purwosari Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah. FMIPA. Universitas Tadulako. Palu.

    Mitos Kedua
    Daging babi mengandung banyak lemak sehingga sulit dicerna.

    Teori macam apa ini
    Saya kutip dari ABCNews nih, `Berdasarkan analisis dari U.S. Department of Agriculture tenderloin babi mengandung 2,98 gram lemak dalam 85 gram sedangkan dada ayam tanpa kulit 85 gram mengandung 3,03 gram lemak.
    Sumber: ABCNews

    Mitos Ketiga
    Prof. A.V. Nalbandov menyatakan bahwa kandung kemih babi sering bocor sehingga urinnya akan merembes ke daging.
    Saya ga nemu sumber valid yang menyatakan kandung kemih babi sering bocor. Kalo situ punya boleh tunjukkin di sini, ntar taruh pejwan.

    Mitos Keempat
    Lemak punggung babi tebal dan mudah rusak oleh proses ransiditas oksidatif (tengik), tidak layak dikonsumsi manusia.
    Sudah saya bantah pada poin kedua, tenderloin yang diambil dari punggung babi memiliki lemak yang setara dengan dada ayam tanpa kulit dalam jumlah yang sama.

    Mitos Kelima
    Babi merupakan carrier virus/penyakit Flu Burung dan Flu Babi dan menyebabkan virus menjadi lebih kuat.
    Wabah flu babi sudah berakhir pada Agustus 2010 dan flu burung jarang terdengar kabarnya. Bagaimana bisa Republika mengatakan virus menjadi lebih kuat?
    sumber: Bicounty Health

    Mitos Keenam
    Prof Abdul Basith Muh. Sayid berbagai penyakit yang ditularkan babi seperti, pengerasan urat nadi, naiknya tekanan darah, nyeri dada yang mencekam (Angina pectoris), radang (nyeri) pada sendi-sendi tubuh.
    Ga bisa membantah, lha wong ga jelas bagaimana bisa menyebabkan berbagai penyakit, tipikal hoax

    Mitos Ketujuh
    Dr. Murad Hoffman (Doktor ahli & penulis dari Jerman) menulis bahwa memakan babi yang terjangkiti cacing babi tidak hanya berbahaya, tapi juga menyebabkan peningkatan kolesterol tubuh dan memperlambat proses penguraian protein dalam tubuh.
    Sudah saya jelaskan pada poin pertama babi hanya akan mengandung cacing jika tidak dipelihara secara profesional dan ternak lain juga sering mengandung cacing. Daging babi mengandung 79 miligram kolesterol sedangkan sirloin sapi mengandung 89 miligram kolesterol.
    Sumber: UCFSHealth

    Mitos Kedelapan
    Penelitian ilmiah di Cina dan Swedia menyebutkan bahwa daging babi merupakan penyebab utama kanker anus dan usus besar.
    Penelitian yang mana?
    Dikutip dari Reuters, yang paling berperan menyebabkan kanker adalah daging yang sudah diolah seperti nugget dan sosis. Daging merah yang belum diolah juga meningkatkan risiko kanker meskipun lebih rendah. Jadi daging babi ga sendiri ya dalam meningkatkan risiko kanker, tapi semua daging merah, termasuk daging sapi dan kambing.
    Sumber: Reuters

    Mitos Kesembilan
    Dr Muhammad Abdul Khair (penulis buku : Ijtihaadaat fi at Tafsir Al Quran al Kariim) menuliskan bahwa daging babi mengandung benih-benih cacing pita dan Trachenea lolipia.
    Baca poin nomor 1.

    Mitos Kesepuluh
    DNA babi mirip dengan manusia, sehingga sifat buruk babi dapat menular ke manusia.
    Jika ini benar, maka akan banyak sekali manusia di dunia ini yang jadi mirip babi. Dari dunia kedokteran menggunakan babi untuk mensintesis insulin, cangkok organ, dan menumbuhkan jaringan (NatGeo). Belum lagi dari industri makanan. Jika babi memuntahkan makanan lalu dimakan lagi, sapi juga begitu dengan tujuan makanan lebih halus dan mudah dicerna. Jika babi makan kotorannya sendiri, namanya koprofagi, kelinci juga melakukannya supaya mendapatkan nutrisi yang belum sempat terserap yang ada pada feses.

    Info terkait:

    • tebak gambar bom babi
    • caption tentang cacing
    • pertanyaan tentang mitos
    • caption cacing
    • meme babi
    • captions tentang cacing
    • salah beli babi
    • babi salah beli
    • contoh caption tentang cacing dalam bahasa inggris
    • meme babi salah beli