TOP 7 alasan MotoGP lebih POPULER di Indonesia ketimbang F1

  • admin
  • 08/10/2016
  • Kenapa ya gan, di Indonesia tayangan MotoGP lebih populer ketimbang Formula 1? Padahal gini-gini Indonesia sempat punya wakil di kelas utama Formula 1 dalam diri Rio Haryanto. Sementara di ajang balap roda dua, pebalap Indonesia paling berprestasi sementara ini dipegang Doni Tata dengan 1 pointnya di ajang Moto2, dan masih belum ada yang bisa tembus MotoGP.

    Entah kalau di luar Indonesia ya gan. Padahal kalau dipikir-pikir kedua ajang balapan terbesar di jagat raya tersebut sudah berusaha menyusun jadwal balapan secara bergantian. Kalaupun ada sedikit jadwal seri balap yang sama, tetap akan dikondisikan waktu balapannya agar tidak berbarengan. Karena mereka memang menyasar pangsa penonton yang sama gan.

    Tapi tetap saja kalau di Indonesia nampak mencolok sekali kepopuleran MotoGP dibanding Formula 1. Dari anak-anak sampai orangtua kalau sudah bahas pebalap idolanya atau jalannya balapan tiap serinya bisa sampe berantem segala gan. Tapi kalau sudah bahas Formula 1 taunya masih Michael Schumacher.

    Mari kita coba bedah beberapa alasan kenapa MotoGP lebih populer ketimbang Formula 1 di Indonesia gan, yuk mari

    1. FORMULA 1 NIKUNGNYA GAK BISA MIRING
    Ya iyalah gan, secara Formula 1 rodanya ada 4 biji. Menurut ilmu phytagoras supaya kendaraan yang melaju bisa nikung miring maksimal rodanya 3, misalnya becak atau bajaj. Kalau rodanya 4, mau sampai sidang Mirna kelar juga gak bakal bisa nikung miring gan. Nah, yang paling bikin seru gan, nikung miring begitu sering dipake buat overtake gan, keren.

    MotoGP: Yak doi nikung miring ke kiri, balik miring ke kanan, semakin miring, semaking miring, yak dan doi ndlosor keseret sampai gravel sodara-sodara.
    Formula 1: Yak doi nikung tegak lurus, masih tegak lurus masih tegak lurus masih tegak lurus
    MotoGP lebih populer karena lebih mendebarkan setiap belok miring di tikungan gan.

    2. FORMULA 1 PAKE PITSTOP SEGALA
    Pada balapan MotoGP umumnya tidak perlu Pit Stop kecuali hanya pada kondisi tertentu misalnya perubahan cuaca yang tiba-tiba menyebabkan suhu lintasan berubah drastis sehingga harus menyesuaikan kompon ban. Caranya pun lebih simple yaitu pebalap tinggal lompat saja, pindah ke motor yang berbeda dengan ban yang telah disesuaikan. Kalau Formula 1 mobilnya tetap – bannya yang diganti, jadi butuh personil yang sangat banyak gan. Jangan-jangan satu orang ditugaskan untuk melepas dan memasang satu baut gan, wkwkwk.

    Kalau sudah ramai mobil yang masuk Pit Stop kita nontonnya jadi bingung kan gan. Mana yang lagi di depan, mana yang di-overlap, mana yang masih kurang 1 lap lagi finishnya. Kalau MotoGP kan jelas gan, mana yang paling depan, mana yang lagi duel berebut posisi, yang mau overlap dikasih jalan. Gak ribet.
    MotoGP lebih populer karena lebih mudah mengikuti jalannya balapan gan.

    3. MOTOGP BISA STANDING VICTORY
    Boleh dibilang ini salah satu atraksi menghiburkan yang sering dipertontonkan di ajang MotoGP dan sudah pasti mengundang standing applause juga dari penonton gan. Kerennya itu sama kayak liat Koboi yang jago bikin kudanya jingkrak. Dan biasanya yang melakukan ini para juara gan. Pernah liat gak sih urutan paling buncit trus ikut-ikutan standing victory juga?

    Nah, kalau di Formula 1? Sama mustahilnya dengan Kanjeng menggandakan uang gan. Paling banter cuma muter-muter 360 derajat sambil fogging nyamuk demam berdarah. Kalau itu sih motor di MotoGP juga bisa gan.
    MotoGP lebih populer karena punya gaya yang lebih menghibur penonton gan.

    4. FORMULA 1 MAIN TEAM-MATE
    Sudah bukan rahasia umum di Formula 1, bila teman satu tim punya peluang juara yang lebih besar, maka teman satunya akan berupaya membantunya. Kejayaan team dianggap lebih besar daripada kejayaan satu orang pebalap gan. Hal ini gak bakalan terjadi di MotoGP gan. Setiap pebalap berhak menunjukkan kepada dunia bahwa mereka punya skill untuk menang.

    Tentu hal ini memberi nilai tambah tersendiri untuk MotoGP karena hasil balapan akan lebih tidak terprediksi dan tidak membosankan gan. Bahkan kita sering disuguhkan duel-duel sengit sesama team yang tentunya tidak ada yang mau mengalah gan
    MotoGP lebih populer karena persaingan antar pebalapnya lebih sengit.

    5. PEBALAP FORMULA 1 BISA BERKOMUNIKASI VIA RADIO
    Pebalap Formula 1 bisa bebas berkomunikasi dengan teamnya via radio yang berguna untuk memberi instruksi kapan harus masuk Pit Stop dan lain-lain. Hal ini tentunya dilakukan demi alasan taktik dan keselamatan dari pebalap itu sendiri. Sedangkan di MotoGP hal ini tidak berlaku, karena memang di MotoGP perlakuan Pit Stop hanya pada kondisi tertentu. Itupun biasanya diberitahu melalui papan informasi di pinggir garis start. Papan informasi itu termasuk berguna untuk hal-hal lain, biasanya yang paling umum info jarak pebalap terdekat di belakangnya.

    Hal ini tentu membuat pebalap Formula 1 terkesan tinggal hanya mengikuti instruksi dari teamnya saja dan tinggal konsentrasi membalap yang diutamakan. Maka balapan MotoGP terasa lebih seru karena setiap pebalap harus jeli melihat papan informasi dan sedikit banyak ikut memikirkan strategi kapan waktu yang paling tepat untuk pergantian motor.
    MotoGP lebih populer karena pebalapnya punya andil yang lebih besar untuk menentukan strategi.

    6. MERK MESIN YANG DIGUNAKAN MOTOGP LEBIH FAMILIAR
    Kecuali tinggal di hutan, agan-agan sekalian pasti udah gak asing dengan merk motor Suzuki, Honda, Yamaha. Bahkan Ducati aja sempat buka dealer di Indonesia. Tapi kemungkinan besar agan jarang liat langsung mobil bermerk Ferrari atau Marcedes. Paling banter juga BMW (Bajaj Merah Warnanya).

    Seringkali merk motor apa yang kita punya bikin kita menjagokan pebalapnya gan. Atau sebaliknya, karena mengidolakan pebalap tertentu, kita bela-belain beli merk motor yang sama. Makanya dari dulu ane gak pernah jagoin Ducati gan, mahal.
    MotoGP lebih populer karena merk motor yang digunakan punya banyak type yang terjangkau untuk masyarakat berpenghasilan rata-rata.

    7. MOTOGP PUNYA UMBRELLA GIRL
    Seperti kata pepatah Yang Bisa Menghancurkan Lelaki itu adalah Harta, Tahta dan Raisa. Tak heran kalau di ajang olahraga yang sangat digandrungi para lelaki ini bertebaran pada wanita cantik yang membawakan payung untuk melindungi para pebalap dari teriknya matahari di starting grid sebelum memulai balapan.

    Eh? Di Formula 1 ada juga kah? Dont care lah yang penting alasannya pas genap ada 7 (atau ganjil?)
    MotoGP lebih populer karena ada *sensored* Payungnya.

    Info terkait:

    • motor boy di anak jalanan
    • contoh naskah pembawa acara motogp
    • kata kta di motogp komentator
    • kata kata pada komentator motogp
    • photofunia moto gp
    • Buat sepeda seperti motor gp
    • kalimat komentator motogp
    • gangbang kaskus
    • caption tentang jalab lurua
    • wellpeper motogp